Wednesday, July 3, 2013

Konfigurasi VPN PPTP pada Mikrotik

Virtual Private Network (VPN)
VPN dalah sebuah jaringan komputer dimana koneksi antar perangkatnya (node) memanfaatkan jaringan public sehingga yang diperlukan hanyalah koneksi internet di masing-masing site.
Ketika mengimplementasikan VPN, interkoneksi antar node akan memiliki jalur virtual khusus di atas jaringan public yang sifatnya independen. Metode ini biasanya digunakan untuk membuat komunikasi yang bersifat secure, seperti system ticketing online dengan database server terpusat.
Point to Point Tunnel Protocol (PPTP)
Salah satu service yang biasa digunakan untuk membangun sebuah jaringan VPN adalah Point to Point Tunnel Protocol (PPTP). Sebuah koneksi PPTP terdiri dari Server dan Client.
Mikrotik RouterOS bisa difungsikan baik sebagai server maupun client atau bahkan diaktifkan keduanya bersama dalam satu mesin yang sama. Feature ini sudah termasuk dalam package PPP sehingga anda perlu cek di menu system package apakah paket tersebut sudah ada di router atau belum. Fungsi PPTP Client juga sudah ada di hampir semua OS, sehingga kita bisa menggunakan Laptop/PC sebagai PPTP Client.
Biasanya PPTP ini digunakan untuk jaringan yang sudah melewati multihop router (Routed Network). Jika anda ingin menggunakan PPTP pastikan di Router anda tidak ada rule yang melakukan blocking terhadap protocol TCP 1723 dan IP Protocol 47/GRE karena service PPTP menggunakan protocol tersebut.

Simple Static Routing

Topologi 1 

 

Topologi yang paling sederhana. Router A dan Router B direct connect / terhubung langsung via ethernet. Maka pengaturan routing yang perlu ditambahkan sebagai berikut 


Penambahan routing di Router A

Integrasi Hotspot dengan User Manager

UserManager 
UserManager merupakan fitur AAA server yang dimiliki oleh Mikrotik. Sesuai kepanjangan AAA (Authentication, Authorization dan Accounting), UserManager memiliki DataBase yang bisa digunakan untuk melakukan autentikasi user yang login kedalam network kita, memberikan kebijakan terhadap user tersebut misalnya limitasi transfer rate, dan juga perhitungan serta pembatasan quota yang dilakukan user kita nantinya. 

UserManager ini akan memudahkan kita yang ingin membuat layanan internet publik secara luas, misalnya hotspot-hotspot di cafe, mall, hotel dan sebagainya, karena dengan menggunakan UserManager ini kita cukup membuat 1 account user, dan account user tersebut bisa digunakan atau diakses dari router-router Hotspot yang sudah kita pasang. 

Informasi service yang bisa kita simpan dalam database UserManager meliputi: 
  • HotSpot users.
  • PPP (PPtP/PPPoE) users.
  • DHCP Lease.
  • Wireless AccessList.
  • RouterOS users.

Tutorial Cara Menggunakan ISPCE + Proxifier

Sepertinya masih banyak yang bingung cara memasukan proxy ke config ISPCE, jadi sekarang saya akan share cara memasukannya beserta dengan setting menggunakan Proxifiernya.
Masih menggunakan Telkomsel, dengan IPC ganjil karena masih menggunakan host m.skype.com dan juga masih dengan qos Telkomsel 512 yang tidak kunjung kembali normal :(

Agar tidak terlalu panjang, langsung saja tutorialnya, pertama tutorial cara memasukan proxy ke dalam config ISPCE
1. Load terlebih dahulu confignya, jika yang belum punya config ISPCEnya bisa memakai config di postingan [PC] Trik Internet Gratis Telkomsel 1 Maret 2012.
2. Lalu klik proxy configuration dan ganti proxynya, lihat gambar untuk lebih jelasnya.

Tutorial Install Webmin di VPS Untuk Mengatur Squid Proxy dan SSH + Install Squid di CentOS 6.

Mungkin di antara teman – teman masih ada yang belum familiar dengan Webmin, Webmin adalah aplikasi web gratis untuk mengatur atau mengelola VPS, seperti halnya WHM. Banyak kekurangan dan keterbatasan dalam Webmin jika di bandingkan dengan WHM, tetapi untuk sekedar mengatur squid proxy dan juga SSH, Webmin bisa menjadi pilihan, karena lebih friendly user interface jika di bandingkan dengan menggunakan terminal atau console.

Kali ini saya akan coba memberikan dua tutorial sekaligus, karena kedua hal ini berkaitan jadi agar lebih mudah di pahami saya gabungkan saja tutorialnya.
Untuk tutorial yang pertama saya akan menjelaskan tentang cara menginstall Webmin, seperti yang telah saya jelaskan di atas, Webmin adalah aplikasi berbasis web untuk mengolala VPS, jadi anda bisa menggunakan Webmin untuk mengatur SSH ataupun squid proxy anda tanpa melalui console, tetapi hanya perlu menggunakan Webmin yang berbasis interface agar lebih mudah.